Realisasi KUR Untuk Usaha Kecil Tembus Rp 82,4 Triliun

March 21, 2021 Add Comment
Kredit Usaha Mikro
Realisasi KUR Untuk Usaha Kecil Tembus Rp 82,4 Triliun - Sejak diluncurkan 3 Oktober 2021, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat secara nasional terus meningkat. Hingga Juli 2012, realisasi KUR mencapai Rp 82,4 triliun. 


Dari jumlah itu penyaluran BRI yang terbesar.Menurut Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Tbk) Muhamad Ali, Rabu (15/8), di Jakarta, saat berkunjung ke Kompas, hingga Juli 2012 realisasi kumulatif KUR Bank BRJ sebesar Rp 20,23 triliun.

Distribusi KUR nasional sebagian besar masih ditopang oleh Bank BRI, yakni sebesar 60,92 persen dari total KUR. Direktur Utama Bank BRJ Sofyan Basir mengatakan, kontribusi Bank BRJ yang terbesar sesuai dengan bisnis serta luasnya jaringan BRJ. Di samping itu juga komitmen Bank BRI menyukseskan program pemerintah.


Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifuddin Hasan mengatakan, sejak diluncurkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 3 Oktober 2021, realisasi kumulatif KUR per Juli 2012 telah menembus Rp 82,4 triliun.


Setelah mengalami beberapa kali penyederhanaan regulasi, penyaluran KUR telah sukses baik secara kuantitas maupun kualitas. "Secara kuantitas, terjadi peningkatan realisasi, lonjakan jumlah debitor, serta jangkauannya semakin luas. Sementam secara kualitas, rasio kredit bermasalahnya (NPL) sangat terjaga. Hal yang sama dengan jumlah klaim yang dibayar." katanya.


Syarifuddin mengatakan, KUR telah disalurkan kepada kurang lebih 68 juta debitor. Pada 2021, debitor KUR baru mencapai 1,6 juta. Namun hanya dalam empat tahun kemudian terjadi lonjakan sebanyak 5 juta debitor.


Sejalan dengan itu. Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Choirul Djamhari menambahkan, penyaluran KUR terbesar berada di Jawa Timur yakni sebesar Rp 12,85 triliun, sedangkan yang terendah di Bangka Belitung yakni sebesar Rp 288.1 miliar.

"Keberhasilan KUR tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh pelaksana, baik pemerintah, regulator, maupun perbankan," ujar Choirul Djamhari.

Melihat keberhasilan ini, pemerintah akan mendorong penyaluran KUR naik 50 persen dan menargetkan pada tahun 2012 menjadi Rp 30 triliun "Ini sebagai upaya untuk mendorong lebih banyak lagi usaha mikro tersentuh KUR." jelas Choirul.

Sampai Juni 2012, bank pelaksana penyalur KUR terdiri atas lima bank umum konvensional, dua bank umum syariah, dan 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Bank-bank terus memacu pertumbuhan realisasi KUR secara nasional. Tahun 2012 (year to date), realisasi nasional telah mencapai Rp 19,04 triliun atau sebesar 63,48 persen dari target penyaluran nasional 2012 sebesar Rp 30 triliun.


(sumber : KepmenkopUKM-Realisasi KUR Tembus Rp 82,4 Triliun)

Peluang Usaha Jamur Di Bengkulu

March 21, 2021 Add Comment
Peluang Usaha Jamur di Bengkulu saat ini cukup besar. Jamur saat ini merupakan salah satu objek usaha potensial yang menjanjikan keuntungan bagi masyarakat yang memang ingin berwirausaha, mengingat semakin sempitnya lapangan kerja di Indonesia.


Usaha Kecil Pengembangan Jamur Bengkulu

Prospek Usaha Jamur


Sebagai salah satu tumbuhan dengan kadar protein tinggi, tentu saja jamur menjadi salah satu alternatif cadangan protein mengingat ketergantungan akan protein di Indonesia bersumber dari sumber alam laut seperti ikan, cumi-cumi, udang dan lain-lain, sementara tidak semua penduduk di Indonesia tinggal di daerah pesisir.Banyak variasi makanan yang dapat menjadi komoditi yang menjanjikan dari bahan jamur, antara lain  dihidangkan sebagai sup. Dapat pula menjadi makanan cemilan keripik jamur sehingga menjadi makanan khas.

Jamur merupakan tumbuhan yang berkembang biak dengan spora. Dengan adanya aplikasi kultur jaringan beberapa puluh tahun belakangan ini sebagai hasil penelitian laboratorium, tentunya semakin mempermudah kita untuk melakukan pengembangan. Saat ini proses pengembangbiakan jamur tidak hanya dilakukan oleh lembaga-lembaga penelitian dari kalangan akademisi maupun perusahaan-perusahaan besar yang memanfaatkan jamur sebagai objek dengan berbagai tujuan, bahkan seorang petani biasapun sudah mampu melakukan kultur jaringan dengan media sederhana tapi manfaat dan keuntungan yang luar biasa. Dengan media-media info maupun sarana-sarana pelatihan yang didapat, hal ini merupakan keuntungan tersendiri bagi mereka yang menjadikan jamur sebagai objek produksi dan komersil. Peluang usaha jamur bisa dilirik untuk alternatif usaha kecil.

Usaha Jamur di Bengkulu


Sebagai contoh adalah di Bengkulu, di mana pembudidayaan jamur mulai meningkat sejak 2 tahun terakhir. Beberapa tahun sebelumnya usaha jamur di daerah ini belum di lirik oleh banyak pihak, hanya dijadikan kegiatan iseng-iseng atau sampingan saja sebagai penyaluran hobi atau mengisi waktu. Namun dari yang semula hanya hobi dan mengisi waktu saja, sekarang menjadi mata pencaharian utama. Hal ini menjadi momen penting saat pemerintah mulai menjejali program-program di beberapa dinas dan instansi terkait dengan sejumlah pelatihan pembudidayaan. Dan hasilnya bisa dilihat dalam 2 tahun terakhir, di mana per lahan-lahan permintaan akan jamur semakin meningkat sehingga menyebabkan ketersediaannya pun tidak mampu memenuhi permintaan pasar.

Harga Pasaran Jamur


Memang secara detil para petani jamur belum bisa memastikan berapa harga yang pantas untuk jamur per kilogram, karena disesuaikan dengan pemasarannya dan pasar yang ada. Pada umumnya pemasarannya masih dari rumah ke rumah, ada juga yang dijual di pasar. Namun saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang mengajukan permintaan khusus untuk dijualkan di toko namun dengan nama produk yang tersendiri. Per Februari 2012 saja 1 kg jamur tiram dihargai Rp 15.000,- , dengan biaya produksi yang kecil (dengan kultur jaringan dan pengembangan spora sendiri tanpa melibatkan pihak lain). Sementara saat ini permintaan bukan hanya dari dalam kota tapi juga memenuhi permintaan dari luar kota. Dengan keadaan demikian, paling tidak peningkatan ekonomi masyarakat bisa terangkat.

Hanya saja, meskipun biaya produksi kecil (dengan catatan melakukan kultur sendiri), tidak semua petani memiliki modal dan fasilitas yang cukup untuk meningkatkan produksi jamur. Dan tidak semua pula petani jamur memiliki mitra usaha yang menjadi sponsor mereka. Hal ini dapat menyebabkan keterbatasan ketersediaan jamur khususnya jamur tiram di Kota Bengkulu, sehingga menyebabkan permintaan dialihkan ke daerah lain. Pada umumnya sponsor mitra petani jamur berasal dari instansi pemerintah (Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Koperasi dan UMKM) di mana para petani dibentuk menjadi satu kelompok (Gapoktan) dan dibina dengan melakukan pelatihan-pelatihan. Sementara yang menjadi permasalahan utama mereka adalah ketersediaan lahan, fasilitas pengembangbiakan (rumah jamur, media/preparat, alat-alat pemeliharaan, tungku dan tabung sterilisasi, bahan bakar dan media pemanas), serta modal untuk melakukan aktivitas di atas.

Tentu saja akan menjadi sebuah kabar yang menggembirakan apabila mereka mendapatkan sponsor yang dapat menjadi mitra usaha. Dan saat mereka berkembang dengan adanya peningkatan pendapatan yang signifikan, hal ini dapat membantu pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran, serta menambah lapangan pekerjaan baru. Hal ini akan menimbulkan dampak positif, terutama dari sisi bagaimana cara meningkatkan pendapatan dan perekonomian keluarga.

Prospek Pemasaran Jamur dan Cara Memasarkan Jamur


Untuk pemasaran, saat ini sebuah lembaga bernama Kanal MitraVisi yang bergerak di bidang UKM, Pemberdayaan Masyarakat dan Jasa Layanan sedang menjajaki untuk menjadi mitra, khususnya pemasaran ke luar Kota Bengkulu. Namun tentu saja akan menjadi kendala apabila ketersediaan stok tidak mencukupi. Oleh karena itu,  Kanal MitraVisi menawarkan kerja sama kepada lembaga-lembaga yang memiliki ketertarikan terhadap pengembangan jamur di Kota Bengkulu melalui media online Media Info  atau kontak Kanal MitraVisi melalui email.

Bagaimana Cara Melihat Peluang Usaha Jamur

Cara melihat dan memanfaatkan usaha jamur sebagai peluang usaha yang menggiurkan sendiri memerlukan trik-trik tertentu. Bukan hanya peluang usaha jamur saja, tapi semua jenis usaha perlu dianalisa bagaimana prospeknya, berapa biaya produksi yang harus dikeluarkan, berapa ongkos pengiriman yang harus dibayarkan dsb. 

:Lalu bagaimana caranya supaya anda bisa melihat prospek-prospek usaha dengan peluang usaha yang bagus ? Anda bisa bertanya tentang mengembangkan bisnis lewat teman. Anda juga bisa belajar digital marketing dan internet marketing di kursus. Di Jakarta, Depok, Tangerang sendiri tempat Kursus Internet Marketing DUMET School adalah salah satu yang cukup bagus untuk anda coba. Hal ini karena Kursus Internet Marketing Jakarta, Depok, Tangerang terfavorit ini akan membimbing anda belajar melihat peluang bisnis mulai dari nol sampai bisa. Coba saja. 

Rengginang Gurih dan Renyah, Cemilan Makanan Khas Terlaris

March 21, 2021 Add Comment

Usaha Kecil Rumahan
Artikel Usaha | Rengginang Gurih dan Renyah, Cemilan Makanan Khas Terlaris Bengkulu Expo 2012 - Product Review. Rengginang adalah salah satu makanan ringan yang pembuatannya sederhana namun memiliki daya tarik rasa. 

Diharapkan peluang usaha Kerupuk Rengginang Gurih dan Renyah Cemilan Terlaris Bengkulu Expo 2012 ini menjadi langkah awal bagi produk usaha kecil seperti Rengginang Danau Indah untuk lebih eksis dan menciptakan peluang usaha yang dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. 

Terlebih, Bengkulu Expo 2012 merupakan ajang tampil sejumlah produk usaha kecil dan menengah yang difasilitasi oleh instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta.

Seperti produk Keripik Pisang Cokelat, Kerupuk Rengginang adalah salah satu produk usaha andalan Ibu Teni, yang bersama suami dan anggota pengrajin home industry lainnya aktif dalam pembuatan sejumlah produk makanan ringan.Ibu Teni dan keluarganya yang tinggal di RT 2 adalah penerima manfaat kegiatan kegiatan Ekonomi Bergulir dana APBD Kota Bengkulu dalam wujud DDUB yang ditumbuhkembangkan oleh BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) Danau Indah Kelurahan Dusun Besar. Pada artikel Artikel Usaha : Keripik Pisang Coklat sebagai Cemilan Makanan Khas Terlaris di Bengkulu Expo 2012-Product Review  dijelaskan peran penting Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati yang selain pengurus BKM juga penggiat ekonomi kreatif.. Pembuatan produk Kerupuk Rengginang ini juga tidak terlepas dari peranan pasangan suami isteri tersebut. 


Di Bengkulu Expo 2012, Kerupuk Rengginang Danau Indah adalah makanan ringan yang paling banyak dicari oleh pengunjung di stand pameran PNPM-P2KP yang oleh Oversight Consultant dan Korkot Kota Bengkulu diembankan pengelolaannya kepada Tim Fasilitator 3 serta didukung oleh rekan-rekan dari tim yang lain. Hal ini terbukti sejak hari pertama produk tersebut dipajang di stand, Kerupuk Rengginang Danau Indah laku keras dan selalu habis. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor. Kemungkinan tersebut diantaranya yaitu adanya kerinduan masyarakat Kota Bengkulu untuk mencicipi dan menikmati rengginang sebagai salah satu makanan khas. Perlu dicatat bahwa rengginang sudah dikonsumsi sebagai makanan ringan maupun makanan utama sejak lama, khususnya di daerah pedesaan. Kemungkinan lain yaitu harganya yang murah, dan manfaatnya yang sangat baik. Rengginang pada awalnya merupakan makanan yang dibuat dari sisa nasi yang tidak habis, dan daripada terbuang sia-sia makanan tersebut dikeringkan lalu digoreng sebagai teman menu utama maupun teman saat santai, apalagi bila disajikan dengan kopi panas atau teh manis.

Cara membuat Kerupuk Rengginang usaha kecil milik Ibu Teni, menurut Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati sebenarnya sama saja dengan pembuatan keripik rengginang yang biasanya dibuat, apalagi rengginang sudah banyak dibuat di daerah-daerah lain.Namun yang membedakan adalah cita rasanya sehingga menjadi ciri khas tersendiri. Kerupuk Rengginang Danau Indah dibuat dari bahan dasar beras ketan. Di tempat lain juga sudah ada yang membuatnya dari bahan dasar yang sama, namun karena strategi perbandingan bahan yang direkomendasikan oleh Bapak Budiarto membuat Kerupuk Rengginang Danau Indah memilik kerenyahan yang khas.


Kanal MitraVisi, yang merupakan mitra ekspose dan informatif bagi Tim Fasilitator 3 mencoba membantu mensponsori produk tersebut dalam hal pelabelan. Memang pengemasan produk masih sederhana, yaitu plastik transparan. Namun paling tidak, adanya pelabelan memungkinkan produk tersebut memiliki nilai tambah tersendiri yaitu identitas dan ikon yang mewakili konten produk itu. Ini tentu saja menjadi hal yang sangat positif mengingat tingginya ketertarikan pengunjung terhadap Kerupuk Rengginang Danau Indah, yang oleh inisiatif lembaga Kanal MitraVisi setelah berdiskusi dengan Bapak Budiarto dan Ibu Ida Rufaida dari Tim Fasilitator 3 sepakat menamainya dengan Kerupuk Rengginang Danau Indah, diambil dari nama BKM mereka sendiri yaitu BKM Danau Indah Kelurahan Dusun Besar Kota Bengkulu.  

Usaha Kerupuk Rengginang Danau Indah sebenarnya memiliki peluang usaha, prospek bisnis dan potensi peningkatan mata pencaharian yang besar, terutama dengan modal keterampilan dan pengalaman pembuatan produk kue dari Bapak Budiarto sendiri, dan semangat serta keluwesan Ibu Sustrawati dalam pengelolaannya. Apalagi keduanya sudah cukup dikenal dalam hal pemesanan pembuatan kue dan snack untuk acara-acara tertentu. Namun untuk menjadikan Kerupuk Rengginang Danau Indah sebagai usaha yang menghasilkan profit tinggi tentunya harus melakukan beberapa upaya, seperti dikutip dari artikel 4 Pilar Kunci Sukses Pemasaran Online yaitu produk itu sendiri (product), servis dan pelayanan (service), strategi promosi (promotion strategy) dan layanan pasca jual (maintaining relationship).Setelah event Bengkulu Expo 2012 ini, TF 3 PNPM-P2KP yang juga melakukan tugas pendampingan pemberdayaan masyarakatdi Kelurahan Dusun Besar sebagai salah satu dari 9 Kelurahan wilayah tugas pendampingan, bersama-sama dengan Kanal MitraVisi akan mencoba melakukan follow up terhadap potensi yang ada, khususnya dalam hal sertifikasi dan pematenan produk ini, serta terhadap promosi pemasarannya di pasar yang lebih luas.



Bagi masyarakat Indonesia penggemar kuliner dan makanan ringan khas daerah, dapat mendapatkan produk-produk khas daerah Bengkulu melalui pemesanan langsung maupun online melalui Kanal MitraVisi di Media Info (www.baladbisnis.blogspot.com) - HP. 081275582550 (CP.Roben) ; email (shadow_80string@yahoo.com) dan (robenito001@gmail.com), sekretariat Jl. Mahakam IV No.116 Bengkulu 



referensi : 

  • 4 Pilar Kunci Sukses Pemasaran Online (Kompasiana)
  • Online Marketing: Strategi Pemasaran Online(jogjashop)

Keripik Pisang Coklat sebagai Cemilan Makanan Khas Terlaris

March 21, 2021 Add Comment
Usaha Kecil Kemitraan
Salah satu cara untuk melakukan pemasaran adalah dengan produk review. Produk review memiliki fungsi penting dalam mempromosikan produk usaha dalam tujuan meningkatkan penjualan dan juga meningkatkan mata pencaharian.

Jasa Review Kanal Mitravisi di Media Info kali ini akan mengangkat tema Artikel Usaha : Keripik Pisang Coklat sebagai Cemilan Makanan Khas Terlaris di Bengkulu Expo 2012-Product Review. Ini adalah momen sangat tepat bagi Kanal MitraVisi melalui media online Media Info untuk berpartisipasi dan mendorong semangat kewirausahaan bagi para pengusaha kecil atau yang sedang merintis usaha, meskipun tidak menutup peluang bagi pengusaha besar untuk dapat bermitra dengan Kanal MitraVisi.


Keripik pisang adalah produk makanan ringan dan makanan khas dibuat dari irisan buah pisang dan digoreng, dengan atau tanpa bahan tambahan makanan yang diizinkan. Tujuan pengolahan pisang menjadi kripik pisang adalah untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan/memperpanjang kemanfaatan buah pisang. Seperti dikutip dari artikel Keripik Pisang, bahwa standar mutu keripik pisang dapat mengacu pada SNI 01-4315-1996, Keripik Pisang. Standar Teknis ini berlaku untuk pembuatan Pisang menjadi Keripik Pisang. Prosedur Operasional Pengolahan Keripik Pisang terdiri dari beberapa kegiatan meliputi penyiapan bahan baku Keripik pisang, penyiapan peralatan Keripik pisang dan kemasan Kripik pisang, pengupasan Keripik pisang dan pengirisan Keripik pisang, pencucian Keripik pisang dan perendaman Kripik pisang, penggorengan Keripik pisang, penirisan minyak Keripik pisang, pemberian bumbu Keripik pisang, pengemasan Keripik pisang dan pelabelan Keripik pisang, serta penyimpanan Keripik pisang.

Keripik Pisang Cokelat adalah salah satu produk usaha andalan Ibu Teni, yang bersama suami dan anggota pengrajin home industry lainnya aktif dalam pembuatan sejumlah produk makanan ringan.Ibu Teni dan keluarganya yang tinggal di RT 2 adalah penerima manfaat kegiatan kegiatan Ekonomi Bergulir dana APBD Kota Bengkulu dalam wujud DDUB yang ditumbuhkembangkan oleh BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) Danau Indah Kelurahan Dusun Besar. BKM merupakan kelompok yang dibentuk dan didampingi dalam program PNPM-P2KP (sekarang dikenal dengan PNPM-Perkotaan). Selama beberapa tahun terakhir, BKM Danau Indah Kelurahan Dusun Besar sangat aktif dalam kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya warga yang terbatas usahanya oleh permodalan.Oleh Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati, pasangan suami istri yang merupakan UPK dan pengurus di BKM tersebut, usaha kecil Ibu Teni dicoba untuk didorong peningkatan produksinya melalui pelatihan dan inovasi kreatif, dimana mereka mencoba menanamkan ide-ide kreatif dengan variasi-variasi jenis makanan ringan yang memiliki potensi. Hasilnya, selain Keripik Pisang Coklat Ibu Teni juga memproduksi Kerupuk Rengginang dan Pisang Salai.


Sebagai orang yang memahami apa itu keswadayaan, kemandirian dan kewirausahaan, tentu saja keduanya ingin memberikan contoh kepada para pengurus lain dan juga ke seluruh warga di Kelurahan Dusun Besar dan bila perlu seluruh warga di Propinsi Bengkulu, bahwa setiap orang bisa melakukan apa saja bila itu didasari semangat dan diiringi dengan kreatifitas serta keinginan kuat untuk mau belajar dan memiliki pengetahuan luas. Terlebih, Ibu Teni dan keluarga serta kelompok usahanya merupakan penggiat usaha kecil yang juga mau terus berinovasi. Salah satu metode yang dilakukan oleh Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati untuk membantu Ibu Teni yaitu dengan melakukan pengolahan produk yang disiapkan oleh Ibu Teni dan dimasak di rumah Bapak Budiarto. Dari momen tersebut terjadi interaksi dan transformasi informasi mengenai kekhasan produk, karena Bapak Budiarto juga menekankan pentingnya perbandingan bahan.Untuk beberapa program ke depan, BKM Danau Indah yang dikoordinatori oleh Bapak Agus Haryadi, setelah mendapat rekomendasi berdasarkan survey lapangan yang dilakukan oleh seluruh anggota BKM Danau Indah, usaha Ibu Teni dan kelompok-kelompok usaha sejenis akan dimasukkan sebagai calon penerima manfaat untuk KUBE.

Artikel Usaha : Usaha Kecil dan Strategi Bisnis
Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati, Pasangan Suami Istri Yang Giat Dalam Usaha Kecil

Di Bengkulu Expo 2012, Keripik Pisang Cokelat adalah salah satu makanan ringan laris yang paling banyak dicari oleh pengunjung di stand pameran PNPM-P2KP yang oleh Oversight Consultant dan Korkot Kota Bengkulu diembankan pengelolaannya kepada Tim 03 serta didukung oleh rekan-rekan dari tim yang lain.Hal ini terbukti selama 2 hari dari sejak penitipan pertama produk di stand tersebut Ibu Sustrawati mendapat order lagi untuk mengisi etalase display, yang kebetulan pada hari pertama, Jumat 25 Mei 2012 lalu memang belum menampilkan produk. 


Cara membuat Keripik Pisang Coklat usaha kecil milik Ibu Teni, menurut Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati sebenarnya sama saja dengan pembuatan keripik pisang yang biasanya dibuat . Dan lagi, produk Keripik Pisang Coklat bukan sesuatu yang baru di Indonesia. Namun yang membedakan adalah cita rasanya sehingga menjadi ciri khas tersendiri. Bahan-bahannya pun sama seperti membuat keripik sejenis, yaitu pisang. Hanya saja untuk Keripik Pisang Coklat ada tambahan berupa coklat bubuk. Nah, inilah yang membedakan. Mungkin di tempat lain ada yang menggunakan bahan berupa coklat padat atau coklat bubuk, namun untuk buatan keripik yang satu ini memiliki perhitungan cermat terhadap perbandingan antar bahan, sehingga menjadi daya tarik untuk dicicipi. Apalagi Bapak Budiarto memiliki modal keterampilan dan pengalaman dalam pembuatan produk kuliner khususnya kue, sehingga hal ini memudahkan para penggiat usaha kecil di Kelurahan Dusun Besar untuk melakukan perbandingan bahan dan peracikannya dengan tujuan untuk menciptakan kekhasan rasa.


Kanal MitraVisi, yang merupakan mitra ekspose dan informatif bagi Tim Fasilitator 3 mencoba membantu mensponsori produk tersebut dalam hal pelabelan. Memang pengemasan produk masih sederhana, yaitu plastik transparan. Namun paling tidak, adanya pelabelan memungkinkan produk tersebut memiliki nilai tambah tersendiri yaitu identitas dan ikon yang mewakili konten produk itu. Ini tentu saja menjadi hal yang sangat positif mengingat tingginya ketertarikan pengunjung terhadap Keripik Pisang Coklat, yang oleh inisiatif lembaga Kanal MitraVisi setelah berdiskusi dengan keduanya sepakat menamainya dengan Keripik Pisang Coklat Danau Indah, diambil dari nama BKM mereka sendiri yaitu BKM Danau Indah Kelurahan Dusun Besar Kota Bengkulu.

Usaha Keripik Pisang Coklat Danau Indah sebenarnya memiliki peluang usaha, prospek bisnis dan potensi peningkatan mata pencaharian yang besar, terutama dengan modal keterampilan dan pengalaman pembuatan produk kue dari Bapak Budiarto sendiri, dan semangat serta keluwesan Ibu Sustrawati dalam pengelolaannya. Apalagi keduanya sudah cukup dikenal dalam hal pemesanan pembuatan kue dan snack untuk acara-acara tertentu. Setelah event Bengkulu Expo 2012 ini, TF 3 PNPM-P2KP yang juga melakukan tugas pendampingan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Dusun Besar sebagai salah satu dari 9 Kelurahan wilayah tugas pendampingan, bersama-sama dengan Kanal MitraVisi akan mencoba melakukan follow up terhadap potensi yang ada, khususnya dalam hal sertifikasi dan pematenan produk ini.



Bagi masyarakat Indonesia penggemar kuliner dan makanan ringan khas daerah, dapat mendapatkan produk Keripik Pisang Coklat Danau Indah melalui pemesanan langsung maupun online melalui Kanal MitraVisi di Media Info (www.baladbisnis.blogspot.com) - HP. 081275582550 (CP.Roben) atau email (shadow_80string@yahoo.com), sekretariat Jl. Mahakam IV No.116 Bengkulu 


inspirasi : 

  • Keripik Pisang Mr Monkey
  • Cara Membuat Keripik Pisang Coklat

Usaha Kecil Omzet Di Bawah 300 Juta Kena PPh 0,5 %

March 21, 2021 Add Comment
Pajak Usaha Kecil UKM
MEDIA INFO | Info Usaha - Usaha kecil beromzet di bawah 300 juta akan dikenakan PPh 0,5 %. Ini menjadi berita hangat, mengingat banyaknya persoalan pajak di Indonesia.  Adil tidak adil, tetap saja ini menjadi hal yang harus dipahami oleh pelaku usaha kecil.

Namun demikian, Kementerian Koperasi dan UKM di Gedung Kementerian (5/2/2021) sedang mengupayakan agar badan usaha atau usaha mikro dengan omset rendah (di bawah 300 juta) tetap dikenakan pajak 0 %, karena pertimbangan ketidakadilan kategori usaha kecil dibandingkan usaha makro lainnya. Ini disebabkan karena pemerintah bersedia memberikan insentif pajak berupa tax holiday bagi investor, namun sulit memberikan insentif pajak berupa pembebasan PPh Badan bagi usaha mikro. Tax holiday yang diberlakukan menurut PMK no.130/PMK.011/2021 adalah pembebasan PPh Badan bagi industri yang berinvestasi paling sedikit Rp 1 triliun dengan kategori tertentu selama 5-10 tahun. Selain itu, industri yang bersangkutan juga mendapatkan pengurangan pajak setelah 2 tahun masa pembebasan pajak berakhir. Artinya, terdapat kesenjangan antara industri besar dengan usaha mikro yang dianggap tebang pilih kebijakan pajak. Padahal, usaha mikro terbukti memiliki ketangguhan selama terjadinya krisis ekonomi global dibandingkan industri makro yang mengalami pailit.

Namun, Kementerian mendukung pengenaan pajak 1 % bagi usaha yang beromzet antara Rp 300 juta sampai dengan Rp 4,8 miliar. 


Nah, bagi pelaku usaha kecil, tentunya kebijakan pajak harus benar-benar dipahami, tidak hanya berhitung soal untung rugi. Sudah saatnya pelaku usaha kecil UKM dan wirausaha lainnya mengerti seluk beluk pajak khususnya usaha mikro dan usaha makro. 


(sumber : Kementerian Koperasi dan UKM (www.depko.go.id)

Cara Meningkatkan Produktivitas UKM Dengan Klasterisasi

March 16, 2021 Add Comment
UKM Usaha Kecil Fashion
Cara meningkatkan produktivitas UKM dan kewirausahaan atau usaha kecil ternyata dapat dilakukan dengan klasterisasi, khusus untuk UKM dan usaha kecil yang bergerak di bidang fashion dan tekstil beserta turunannya.


Metode yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM ini konon bertujuan untuk mempermudah melakukan pembinaan sehingga produktivitas dapat meningkat.

Cara meningkatkan UKM dan usaha kecil dengan klasterisasi ini akan menggandeng asosiasi perancang mode hingga pengusaha para pengusaha besar untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UKM dan wirausahawan yang bergerak di bidang fashion. UKM fashion dan tekstil memiliki peranan penting dan signifikan, dimana sekitar 10% dari 55,3 juta pelaku UKM di Indonesia bergerak di bidang ini. 


UKM fashion dan tekstil akan disatukan dalam satu klaster, dimana tahap pertama akan dilakukan pemetaan terhadap pelaku usaha tersebut. Jika data telah diterima, maka akan dibentuk kluster fashion, lalu diberikan pelatihan, pendampingan dan pembinaan mengenai standarisasi, desain, perlindungan HKI,  hingga promosi dan pemasaran produk. 

UKM fashion ditargetkan akan menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia tahun 2021. Terkait hal ini, Kementerian Koperasi dan UKM telah menyiapkan pusat wirausaha muda dimana salah satu divisinya menangani fashion berikut pembinaan kepada pelaku UKM tersebut. Selain itu juga telah dibangun Gedung Promosi Produk UKM SME Tower di UKM Gallery, pusat pelatihan UKM di Ciawi, 

Tentu saja ini menjadi info menarik karena UKM dan usaha kecil terbukti menjadi tumpuan ekonomi Indonesia yang mampu bertahan di tengah krisis global saat ini. 


(sumber : Kementerian Ekonomi dan UKM)

Wirasaha dan UKM Indonesia Didukung Oleh Microsoft

March 16, 2021 Add Comment
UKM Wirausaha Indonesia
Wirausaha dan UKM Indonesia ternyata mendapat dukungan dari pendiri microsoft Bill Gates. Dalam suratnya kepada Menteri Koperasi dan UKM, Bill Gate mendukung Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) yang digelar oleh Kementerian Koperasi dan UKM.


Seberapa besarkah potensi UKM dan usaha kecil di Indonesia sehingga mendapat apresiasi dan dukungan dari dedengkot software dunia tersebut ?




Dalam surat elektronik (email) yang diterima oleh Menteri Koperasi dan UKM tanggal 23 Februari 2021 yang lalu disampaikan bahwa Bill Gate sangat mendukung Gerakan Kewirausahaan Nasional dan akan mengirimkan utusannya ke Indonesia yaitu Akhtar Badshah yang menjabat Senior Director Citizen Global Microsoft, yang merupakan orang kepercayaan Bill Gate.

Adanya apresiasi dan pengiriman utusan dari Bill Gate menunjukkan bahwa gerakan serupa khususnya untuk menanggulangi masalah-masalah keuangan global di seluruh dunia sangat berpotensi untuk membantu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan sosial khususnya di negara-negara berkembang. Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan PT. Microsoft Indonesia dan PT.Cyberindo Persada Nusantara dalam hal pengembangan kewirusahaan di Indonesia. 

Kedatangan utusan dari Microsoft tersebut akan diisi dengan presentasi kisah sukses Microsoft merajai dunia teknologi software, bersamaan dengan pelaksanaan puncak acara GKN 2021 di Stadion Gelora Bung Karno, 18 Maret 2021 ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur PT. Microsoft Indonesia, Andreas Diantoro, yang menyatakan bahwa GKN memiliki kesamaan visi dan misi dengan program global Microsoft yaitu memberikan peluang kepada enterpreneur digital, dimana mereka akan memfasilitasi segala hal yang berhubungan dengan pelatihan, peralatan, perangkat hingga program magang bagi calon wirausaha di tanah air. 

Hm, bagi calon wirausahawan ini tentu saja sangat menarik ditunggu...

sumber : Kementerian Koperasi dan UKM

Manfaat Pelatihan dan Pengembangan Dalam Berwirausaha

March 11, 2021 Add Comment
Halo sobat Media Info, kamu sudah pernah belum ikut Bimtek dan Diklat ? Kalau belum, kali ini kami akan memberi banyak informasi mengenai pentingnya mengikuti pelatihan dan pengembangan seperti training, re-training, maupun Bimtek/Diklat.

Pelatihan adalah salah satu proses untuk membekali diri dari berbagai dinamika khususnya dalam dunia pekerjaan/profesi. Apalagi persaingan kerja sekarang sangat tinggi seiring tuntutan publik akan layanan yang berkualitas yang juga sangat tinggi sehingga hanya orang-orang yang punya kapasitas dan berkompetenlah yang siap menghadapinya. Faktanya, SDM Indonesia masih tergolong rendah kualitasnya.



Kompetensi dan profesionalisme menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan ASN dan pemerintah dalam mengemban tugas melayani masyarakat. Terlebih lagi salah satu indikator daerah maju dan negara maju adalah memiliki aparatur pemerintah dan tenaga kerja yang berkualitas, siap pakai dan kompetitif. Itu sebabnya mengapa pegawai negara memerlukan pelatihan.

Tujuan Dan Manfaat Pelatihan Dalam Kewirausahaan


Tujuan pelatihan sebenarnya adalah menjawab permasalahan yang dihadapi oleh individu atau sekelompok orang dalam memperoleh dan meningkatkan kemampuan-kemampuan yang diperlukan untuk melakukan suatu pekerjaan.

Tujuan pelatihan adalah memodifikasi perilaku, mindset, kepribadian, serta cara kerja seorang karyawan/staf agar lebih mandiri dan berkompeten untuk menjawab sejumlah masalah. Beberapa contoh pelatihan misalnya training, retraining, dan team training. Khususnya bagi yang berprofesi di bidang pemerintahan (ASN atau Pegawai Negeri Sipil) biasanya jenis pelatihannya lebih terfokus pada permasalahan sesuai bidangnya. Pelatihan untuk para ASN lebih umum digelar dengan istilah Bimtek dan Diklat.

Baca Juga : Kursus Internet Marketing Dumet School

Macam Jenis Pelatihan dan Pengembangan


Jenis dan tujuan pelatihan sangat beragam tergantung penyelenggaraannya. Dalam dunia perusahana atau organisasi, kegiatan training sangat penting untuk diikuti. Beberapa contoh jenis pelatihan untuk meningkatkan kapasitas karyawan yaitu :
  • Training
  • Re-training (Pelatihan Ulang)
  • Cross Functional Training (Pelatihan Lintas Bidang)
  • Team Training (Pelatihan Tim/Kelompok)
  • Creativity Training (Pelatihan Kreatifitas)

    Tujuan Pelatihan dan Pengembangan Bagi Karyawan Dan Perusahaan


    Menurut Wikipedia, ada sejumlah tujuan dan manfaat pelatihan. Menurut Cut Zurnali, manfaat pelatihan yaitu antara lain :
    • Membantu para karyawan yang mempunyai keahlian untuk bekerja dengan teknologi baru,
    • Meningkatkan pengetahuan para karyawan atas budaya dan para pesaing luar,
    • Memastikan bahwa budaya perusahaan menekankan pada inovasi, kreativitas dan pembelajaran,
    • Membantu para karyawan untuk memahami bagaimana bekerja secara efektif dalam tim untuk menghasilkan jasa dan produk yang berkualitas,
    • Menjamin keselamatan dengan memberikan cara-cara baru bagi para karyawan untuk memberikan kontribusi bagi perusahaan pada saat pekerjaan dan kepentingan mereka berubah atau pada saat keahlian mereka menjadi absolut,
    • Mempersiapkan para karyawan untuk dapat menerima dan bekerja secara lebih efektif satu sama lainnya, terutama dengan kaum minoritas dan para wanita.

    Nah, itulah sejumlah tujuan dan manfaat dari Pelatihan dan Pengembangan. Khususnya buat kamu yang terjun di bidang kepemerintahan, Bimtek dan Diklat adalah jenis lain dari Pelatihan dan Pengembangan yang sangat penting diikuti. 

    Pelatihan Bimtek yang penting untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme staf pemerintahan antara lain yaitu :
    • Bimtek Keuangan
    • Bimtek Kearsipan
    • Bimtek Kepegawaian
    • Bimtek Penanaman Modal
    • Bimtek DPRD
    • Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa
    • dan banyak lagi jenis Diklat lainnya yang seharusnya bisa diikuti ASN dari berbagai latar belakang bidang. 

    Salah satu tempat yang mumpuni untuk mengikuti Bimtek adalah Pusdiklat Pemendagri. Pusdiklat Pemendagri sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan resmi yang menyelanggarakan berbagai pelatihan Bimtek dan Diklat dan terbuka untuk semua kalangan dari berbagai daerah serta memberikan info Bimtek Pusdiklat Pemendagri Terlengkap.

    Karena peminatnya banyak serta jadwalnya terbatas, maka kamu harus senantiasa rajin mengupdate Info Bimtek Pusdiklat Pemendagri supaya tidak ketinggalan. Info Bimtek yang mesti diakses adalah Jadwal Bimtek, Lokasi Bimtek, serta Materi Diklat. Ayo, tunggu apa lagi yuk ikutan pelatihan dan Bimtek.