Showing posts with label bisnis ikan. Show all posts
Showing posts with label bisnis ikan. Show all posts

15 Tips Ternak Ikan Gurame agar Pertumbuhannya Cepat dan Besar

February 17, 2021 Add Comment
Usaha ternak ikan gurame memang cukup menjanjikan. Saking tingginya permintaan jenis ikan satu ini di pasaran, membuat harganya cukup tinggi jika dibandingkan jenis ikan konsumsi lainnya. Sehingga ternak ikan gurame ini menjadi peluang usaha baru yang banyak diminati.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memulai usaha ini. Anda bisa melakukannya di kolam permanen yang sudah di semen atau bisa juga di kolam tanah. Kalau anda ingin cara yang lebih sederhana dan mudah, ternak ikan gurame bisa dilakukan di kolam yang terbuat dari terpal.

Saat ini penggunaan kolam terpal sebagai media ternak ikan gurame sudah banyak dipraktekan. Hasilnya, pertumbuhan ikan gurame cepat besar. Jadi cara ini cocok bagi yang masih pemula. Tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal. 

15 Langkah Ternak Ikan Gurame Supaya Hasil Panen Maksimal
1. Ukuran Kolam
Langkah awal yang perlu anda lakukan adalah tentukan dulu ukuran kolam yang akan dibuat. Seberapa luas lahan yang ada dan berapa jumlah ikan gurame yang akan dibudidayakan perlu dipertimbangkan. Tujuannya sebagai tahap awal menentukan berapa ukuran kolam yang dibutuhkan.

Ukuran lahan untuk ternak ikan gurame ini tidak harus luas. Anda bisa memanfaatkan halaman rumah yang masih kosong. Yang terpenting ukuran kolamnya disesuaikan dengan kapasitas ikan gurame yang akan disebar, karena ini berpengaruh terhadap pertumbuhannya. 
tips ternak ikan gurame, ternak ikan gurame, ternak gurame, bisnis ternak gurame, ternak gurame cepat, ternak gurame terbaik, cara ternak gurame

2. Persiapan Kolam
Sebelum pembuatan kolam perlu anda persiapkan beberapa alat dan bahan yang akan digunakan. Beberapa alat yang perlu dipersiapakan: cangkul, senggrong, gergaji, pisau besar, gunting dan beberapa peralatan tambahan lainnya, untuk memudahkan proses pengerjaan kolam terpalnya.

Sementara untuk bahan utama yang dibutuhkan adalah terpal. Pilihlah terpal yang cukup tebal. Tujuanya supaya tidak mudah rusak, karena untuk menampung air. Selain itu, anda juga harus mempersiapkan kerangka untuk terpalnya yang bisa dibuat menggunakan bambu atau besi

3. Pembuatan Kolam
Setelah alat dan bahan untuk pembuatan kolam ternak ikan gurame sudah disiapkan. Anda sudah bisa membuat kolam. Mulailah dengan menggali tanah sedalam kurang lebih 90 cm. Setelah itu terpal bisa dipasang, tapi harus dengan kerangkanya. Supaya bentuknya bisa seperti kolam atau bak ikan.

Hal yang harus diperhatikan saat anda akan membuat kolam yaitu, lokasi pemilihan kolam setidaknya langsung bisa terkena sinar matahari. Jadi anda perlu memilih lokasi yang tepat untuk ternak ikan gurame, kerena habitat ikan satu ini membutuhkan suhu sekitar 28 derajat.
tips ternak gurame, tips ternak ikan gurame, beternak ikan gurame, cara ternak ikan gurame, ternak gurame cepat besar, ikan gurame, bisnis ternak gurame

4. Pembersihan Kolam Baru
Langkah selanjutnya yang perlu anda lakukan setelah kolam terpal sudah jadi, harus dibersihkan dulu. Bahan terpal terbuat dari plastik yang mengandung zat-zat yang berbahaya. Jadi setelah kolam sudah jadi, jangan langsung diisi air lalu ditebarkan benih ikannya.

Anda masih membutuhkan beberapa hari, untuk memastikan kolam baru dari terpal tersebut sudah bersih. Anda bisa melakukanya dengan cara menguras beberapa kali dengan menggunakan air bersih. Mungkin anda bisa melakukannya selama tiga hari berturut-turut.

5. Pengisian Air Kolam
Selesai proses pembersihan kolamnya dan memastikan zat-zat plastik di terpal sudah bersih, anda bisa memulainya untuk pengisian air kolam. Pengisian air kolam maksimal 3/4 dari tinggi kolam terpal yang sudah dibuat. Jangan melebihi dari itu karena bisa muluap, dan juga jangan terlalu rendah sehingga ikan gurame kurang memiliki ruang yang cukup.

Setelah pengisian air kolam selesai, jangan langsung dimasukan benih ikan guramenya. Anda perlu menunggu kurang lebih satu minggu. Tujuanya supaya air benar-benar sudah dalam kondisi suhu yang normal. Selian itu supaya tumbuh plangon yang bisa sebagai pakan dari benih ikan gurame tersebut.
tips ternak gurame, tips ternak ikan gurame, cara ternak gurame, usaha ternak gurame, bisnis ternak gurame, cara ternak gurame cepat, gurame, cara gurame cepat besar

6. Pemilihan Benih
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari ternak ikan gurame ini, maka anda perlu memilih jenis bibit yang unggul. Ciri-cirinya bibit sehat, tidak ada cacat seperti terkena jamur, dan lebih baik lagi anda juga sudah tahu indukan dari benih yang anda pilih.

Sebagai saran dalam pemilihan benih ini, sebaiknya anda mencarinya di tempat pembenihan yang dekat dengan lokasi anda. Tujuannya supaya nanti benih yang telah anda beli pada saat dimasukan ke kolam yang sudah dibuat, lebih mudah menyesuaikan dengan suhu yang ada di lingkungan. 

7. Penebaran Benih
Setelah beberapa kriteria benih unggul tadi sudah anda dapatkan, sekarang anda sudah bisa menebar benihnya. Usahakan pemilihan benih ikan guramenya jangan terlalu kecil, karena rawan mati. Pilihlah benih yang sudah berusia sekitar dua bulanan. Sehingga lebih mudah menyesuaikan dengan suhu kolam.
cara ternak gurame, tips ternak gurame, bisnis gurame, usaha ternak gurame, ternak gurame cepat, gurame cepat besar, ikan gurame, peluang usaha gurame

8. Pemberian Pakan
Untuk tahapan awal pemberian pakan dari benih yang baru disebar, sebaiknya jangan terlalu banyak. Berikanlah pakan yang secukupnya disesuaikan dengan kebutuhan usia ikan gurame anda. Kalau masih ukuran benih, ia juga bisa memakan plangton yang ada di kolam tersebut.

Yang juga penting diperhatikan untuk ternak ikan gurame anda adalah tercukupinya pakan untuk ikan. Biasanya pakan yang baik adalah yang mengandung banyak protein, baik hewani maupun nabati. Untuk tingkat protein hewan sebaiknya diberikan sebanyak 20%. Protein hewan bisa berasal dari pakan seperti pelet.

Adapun untuk protein nabatinya bisa anda berikan berupa daun talas maupun daun kangkung yang bisa didapatkan di lingkungan sawah sekitar anda. Talas dan kangkung bisa anda potong kecil-kecil supaya lebih mudah dimakan ikan gurame.

9. Penanganan Terhadap Penyakit
Sebagian besar penyakit dari beberapa jenis ikan tawar, termasuk juga ikan gurame adalah penyakit jamur. Jamur ini tumbuh di badan ikan dan bisa menyebar secara cepat. Supaya tidak menular ke ikan yang lain, maka ikan gurame yang sudah terkena jamur membutuhkan penanganan khusus.

Untuk penangannya sebenarnya tidak terlalu sulit. Jadi bagi anda yang baru pertama mencoba ternak ikan gurame tidak perlu khawatir, jika ada yang terkena jamur. Caranya terlebih dulu anda pisahkan, taruh di tampat yang sudah direndam dengan air garam. Masukan ikannya dan tunggu beberapa hari, sampai benar-benar sembuh.
tips ternak gurame, cara ternak gurame, usaha ternak gurame, bisnis gurame, peluang usaha ternak gurame, cara ternak gurame cepat besar, gurame cepat besar, ikan gurame

10. Menghilangkan Bau Lumpur
Selain masalah penyakit yang menyerang ternak ikan gurami anda, ada hal lain yang juga perlu diperhatikan, yaitu bau lumpur. Bau lumpur di kolam terpal anda biasanya disebabkan dari pertumbuhan alga atau plankton yang terlalu cepat. Ada dua cara sederhana yang bisa anda lakukan untuk mengatasinya.

Pertama, untuk mengurangi intensitas pertumbuhan plankton atau alga, cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi jumlah intensitas cahaya yang masuk ke kolam. Dengan intensitas cahaya matahari berkurang, maka pertumbuhan plankton dan alga akan terhambat.

Kedua, anda bisa melakukan penyaringan air yang masuk ke kolam terpal secara baik dengan memasang alat penyaring. Tujuanya supaya air yang masuk ke kolam tidak bersama dengan kotoran yang lain, seperti sampah yang bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya bau lumpur tersebut

11. Tambahkan Tanaman Enceg Gondok
Untuk menghilangkan bau dari kolam anda, cobalah dengan memberikan tanaman tambahan berupa enceng gondok. Fungsinya bisa mengurangi kenaikan suhu yang berasal dari panas cahaya matahari. Suhu panas yang rendah akan mengurangi pertumbuhan dari plankton atau alga penyebab bau tersebut. 
cara ternak ikan gurame, tips ternak ikan gurame, ternak gurame, peluang usaha ternak gurame, bisnis gurame, gurame cepat besar, agar gurame cepat besar, ikan gurame, peluang bisnis gurame

12. Tanam Berbagai Pohon Rindang
Selain menambahkan tanaman eceng gondok ke dalam kolam untuk mengurangi panas sinar matahari yang masuk ke kolam, anda bisa menanam berbagai jenis pohon rindang. Pilihlah jenis pohon yang bisa cepat tumbuhnya. Tetapi tentu anda harus rajin membersihkan daun-daun yang jatuh ke kolam, sehingga kebersihan kolam selalu terjaga.

13. Pastikan Kebersihan Kolam
Kebersihan kolam menjadi salah satu hal penting bagi pertumbuhan ternak ikan gurame anda. oleh karena itu harus pastikan kondisi air nya selalu bersih. Caranya Anda bisa melakukan pergantian air secara teratur. Jika kondisinya air sudah terlalu keruh sebaiknya segera ganti dengan air yang baru.

Kotoran yang terdapat pada air kolam, selain disebabkan oleh sampah daun, sisa endapan pakan yang tidak dimakan juga menjadi penyebabnya. Jadi anda harus rajin membersihkan sisa makanan ikan, supaya kondisinya selalu bersih. Selain itu, untuk jumlah pakannya juga harus diatur, jangan sampai terlalu banyak.

14. Kontrol Kadar Keasaman Air
Selain menjaga kebersihan kolam, bagian paling penting lagi dalam menjaga pertumbuhan ternak ikan gurame anda adalah dengan selalu mengontrol kadar keasaman air kolam. Caranya bisa dengan menggunakan pH meter atau kertas lakmus.

Pastikan kondisi air kolam tidak terlalu asam atau basa. Untuk normalnya pH air yang baik di sekitaran angka 6 – 7,5. Kalau kondisi air kolam terlalu asam, anda bisa tambahkan kapur. Sementara jika kondisi airnya terlalu basa, maka bisa anda tambahkan asam fosfor.

15. Waktu Pemanenan
Untuk waktu pemanenan ternak ikan gurame, biasanya disesuaikan dengan permintaan pasar. Jika digunakan sebagai indukan, maka harus membutuhkan waktu yang relatif lama. Namun jika untuk konsumsi, maka bisa langsung dipanen paling cepat berumur 2 bulan dengan berat mencapai 2 ons.

Rincian Biaya Modal Usaha Ternak Ikan Gurame dan Keuntungannya

February 02, 2021 Add Comment
Siapa bilang bisnis harus selalu tentang barang-barang bermerek. Jika Anda tekun, bisnis budidaya atau ternak ikan juga bisa menguntungkan. Anda juga harus tahu terlebih dahulu bagaimana peluang, rincian biaya untuk modal serta serta keunggulan dari beternak ikan ini, seperti salah satunya adalah usaha ternak ikan gurame.

Beternak ikan merupakan salah satu jenis bisnis yang saat ini cukup menjanjikan. Selain untuk kebutuhan konsumsi sendiri, bahkan saat ini sudah mencapai pasar ekspor. Tidak heran jika kemudian banyak yang memilih melakukan bisnis budidaya atau beternak ikan ini.

Bisnis budidaya atau ternak ikan gurame sendiri bukanlah jenis bisnis baru. Bisnis ini sudah ada sejak lama dengan peluang yang juga sama-sama besar. Apalagi saat ini semakin besar dengan adanya permintaan ekspor yang cukup banyak. Penjelasan tentang usaha ternk ikan gurame berikut akan membantu Anda sebelum mulai menjalankannya.

Rincian Biaya untuk Modal Beternak Ikan Gurame
Bisnis beternak ikan terkenal menjadi bisnis yang tidak membutuhkan modal yang banyak namun peluang dan keuntungan yang bisa dihasilkan justru tak bisa dianggap remeh. Sama juga dengan ketika Anda memilih bisnis atau usaha ternak ikan gurame. 
usaha ternak ikan gurame, usaha ternak gurame, ternak ikan gurame, ternak gurame, bisnis ikan gurame, bisnis gurame, gurame, ikan gurame, modal usaha ternak gurame

Pada dasarnya, menjalankan bisnis ikan konsumsi tidak membutuhkan modal yang cukup besar. Apalagi jika sebelumnya Anda sudah memiliki lahan untuk beternak sendiri, biaya modal juga jadi bisa lebih ditekan. Nah, seperti di bawah ini adalah rincian biaya modal yang harus Anda keluarkan jika ingin memulai bisnis ternak ikan gurame Anda sendiri.

1. Kolam Tanah
Salah satu modal paling penting yang harus dimiliki untuk menjalankan bisnis ternak atau usaha ternak ikan gurame adalah kolam tanah. Kolam tanah ini adalah media beternak yang harus disediakan jika ingin memulai menjalankan bisnis ini.

Ukuran kolam tanah yang harus disediakan juga cukup luas karena selain digunakan untuk lahan pembibitan juga digunakan sebagai tempat pembesaran. Ukuran kolam tanah yang umumnya digunakan adalah 8m x 10m x 1m.

Jika Anda sudah memiliki kolam tanah ini akan sangat menguntungkan karena bisa menekan biaya modal yang dibutuhkan. Namun jika tidak ada maka Anda harus menyiapkan budget modal mulai dari 25-50 juta rupiah untuk membeli kolam tanah ini. Harga ini bisa bervariasi tergantung di daerah mana Anda akan membuat kolam tanah tersebut.
usaha ternak ikan gurame, usaha ternak gurame, ternak ikan gurame, modal usaha ternak gurame, bisnis ikan gurame, bisnis ternak gurame, gurame, ikan gurame, gurami

2. Bibit Ikan Gurame
Modal lain yang tak kalah penting dalam menjalankan usaha ternak ikan gurame adalah bibit ikan. Bibit ikan ini adalah bakal atau calon dari ikan gurame yang akan dijual nantinya. Pemilihan bibit ikan terbaik akan mempengaruhi kualitas ikan hasil panen nantinya.

Anda tak perlu khawatir karena biasanya bibit ikan ini cukup mudah didapatkan. Hal ini karena biasanya akan ada petani yang secara khusus menjual bibit ikan gurame ini. Harga bibitnya bervariasi tergantung jenis ikan gurame yang Anda inginkan.

Namun secara umum, harga bibit ikan gurame yang dijual di pasaran adalah 2000 rupiah per ekor bibit. Untuk beternak ikan gurame ini, Anda setidaknya membutuhkan 1600 ekor bibit. Maka biaya modal yang harus Anda keluarkan untuk bibit ini sekitar Rp 3.200.000 untuk sekali pembibitan.

3. Pelet atau Makanan Ikan
Selanjutnya yang juga Anda butuhkan adalah pelet atau pakan ikan. Pakan ikan ini akan sangat mempengaruhi pertumbuhan ikan nantinya. Memilih pelet yang bernutrisi lebih dianjurkan untuk meningkatkan kualitas nutrisi serta perkembangan ikan. 
usaha ternak ikan gurame, bisnis ternak gurame, usaha ternak gurame, ternak gurame, bisnis gurame, modal ternak gurame, gurame, gurami, keuntungan ternak gurame

Untuk kebutuhan pelet ini Anda membutuhkan setidaknya 24 sak pelet. Dalam hal ini setiap 200 ekor ikan membutuhkan 3 sak pelet untuk makanannya. Jadi jika membuat 1600 bibit ikan, maka total pelet yang Anda butuhkan adalah 24 sak.

Masing-masing sak pelet biasanya dibandrol dengan harga Rp 210.000. Maka tinggal mengalikan saja untuk 24 sak pelet Anda membutuhkan setidaknya Rp 5.100.000 untuk membeli pelet ini. Anda bisa membeli pelet lebih jika memang dibutuhkan.

4. Obat-Obatan dan Nutrisi
Terakhir, selain pelet atau makanan ikan, hal lain yang harus disiapkan ketika membuat usaha ternak ikan gurame adalah nutrisi atau obat-obatan untuk ikan. Obat-obatan ini selain untuk mengatasi atau mencegah ikan agar tidak terserang virus penyakit.

Selain itu, tidak hanya untuk mencegah dan mengobati ikan yang mungkin terserang virus atau penyakit, ada pula obat-obatan berupa nutrisi yang harus diberikan kepada ikan sebagai suplemen tambahan untuk mendukung pertumbuhan ikan.

Jenis-Jenis Ikan Gurame Konsumsi untuk Dibudidaya
Ketika Anda memutuskan untuk menjalankan usaha ternak ikan gurame, maka hal lain yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu jenis ikan gurame apa saja yang banyak dibudidaya sebagai ikan konsumsi. Ada beberapa jenis ikan gurame yang potensial untuk dibudidaya dan menjanjikan potensi usaha yang cukup besar. 
bisnis ternak gurame, usaha ternak ikan gurame, ternak gurame, modal ternak gurame, keuntungan ternak gurame, ikan gurame, gurami, modal bisnis ikan gurame

Beberapa jenis ikan gurame berikut ini adalah beberapa jenis ikan yang cukup potensial dan bisa memberikan peluang menjanjikan untuk dijadikan budidaya.

1. Gurame Angsa
Gurame jenis ini adalah gurame yang paling banyak dijadikan ikan budidaya atau menjadi ikan untuk usaha ternak Ikan gurame ini banyak diternakkan karena memang jenis ikan ini memiliki tingkat produktivitas yang cukup tinggi.

Gurame yang juga dikenal dengan gurame soang ini bisa tumbuh hingga mencapai berat 700gr tiap ekornya dalam satu tahun usia ternak. Tak hanya kecepatan perkembangan, jika Anda menjadikan ikan ini sebagai indukan pun sangat produktif karena dalam sekali bertelur bisa menghasilkan hingga mencapai 7000 butir telur tiap satu induk.

2. Gurame Paris
Jenis ikan gurame selanjutnya yang banyak diternakkan adalah gurame paris. Gurame jenis ini banyak diternakkan juga karena memiliki tingkat produktivitas tinggi. Bisa dibilang tingkat produktivitas ikan gurame Paris ini hampir sama dengan ikan gurame angsa.

Ikan yang memiliki ciri-ciri waran dasarnya yang cerah serta memiliki bintik hitam di sekujur tubuhnya ini bisa tumbuh berat maksimal mencapai 1.5 kg per ekornya. Untuk telur yang dihasilkan oleh indukannya pun sangat banyak mencapai 6000 butir dalam sekali bertelur untuk satu indukan.
usaha ternak ikan gurame, modal ternak ikan gurame, bisnis gurame, modal usaha ternak gurame, ternak gurame, ikan gurame, gurame, keuntungan ternak gurame

3. Gurame Bastar
Jenis ikan gurame terakhir yang juga menjadi jenis favorit untuk usaha ternak ikan gurame adalah Gurame Bastar ini. Jenis ikan gurame memang tidak seperti jenis gurame sebelumnya yang mampu menghasilkan telur dalam jumlah banyak sekali bertelur.

Keunggulan yang dimiliki ikan ini untuk dijadikan ikan ternak adalah karena ikan ini memiliki daya tahan tubuh yang tinggi terhadap serangan penyakit. Tak hanya itu saja, pertumbuhan ikan gurame jenis ini juga tergolong cepat. Karena itulah banyak dijadikan pilihan untuk ternak.

Keunggulan Usaha Ternak Ikan Gurame
Banyaknya peminat usaha ternak ikan gurame tentu bukannya tanpa alasan. Ikan konsumsi yang menjadi favorit masyarakat ini banyak memberikan peluang usaha bagi para peternaknya. Selain itu, ada banyak lagi keunggulan yang bisa Anda dapatkan dengan beternak ikan gurame ini.

1. Permintaan di Pasaran Cukup Tinggi
Keunggulan pertama yang akan Anda peroleh jika memutuskan untuk menjalankan bisnis ternak gurame adalah keuntungan yang terbilang tinggi. Hal tersebut karena di pasaran sendiri permintaan akan ikan gurame untuk kebutuhan konsumsi ini cukup tinggi.

Dengan peningkatan permintaan yang cukup tinggi, Anda pun bisa menjual ikan gurame lebih cepat dengan harga yang bersaing pula. Belum lagi jika ada permintaan dari pasar luar negeri. Hal ini tentu akan semakin menambah peluang keuntungan yang bisa didapatkan. 
modal usaha ternak gurame, usaha ternak ikan gurame, bisnis ikan gurame, modal ternak gurame, gurame, keuntungan bisnis gurame

Permintaan ikan gurame pasar luar negeri saat ini tak bisa dianggap remeh. Saking banyaknya permintaan pasar luar negeri ini, bahkan menjadikan ikan gurame salah satu komoditi ekspor yang cukup menjanjikan.

2. Angka Kematian yang Relatif Lebih Rendah
Jika Anda memutuskan untuk memulai beternak ikan gurame, maka Anda akan sangat diuntungkan. Terutama dengan karakteristik ikan yang memiliki daya tahan tubuh tinggi. Hal ini akan membuat angka kematian ikan relatif lebih rendah.

Daya tahan tubuh ikan yang cukup tinggi akan membuat ikan tidak mudah terserang penyakit dan cepat mati. Berbeda dengan jenis ikan lain yang lebih mudah mati ketika terserang penyakit. Hal ini akan membuat ikan bertahan hingga dewasa untuk kemudian siap panen.

3. Kebutuhan Pakan Lebih Sedikit
Faktor modal juga harus diperhatikan jika Anda memulai usaha ternak ikan gurame ini. Semakin banyak modal yang dikeluarkan tentu akan berpengaruh pada hasil atau keuntungan yang didapatkan. Nah, karena itu, memilih ikan gurame sebagai bisnis ternak akan mengatasi masalah tersebut.

Kebutuhan pakan ikan gurame bisa dibilang lebih sedikit dibandingkan dengan jenis ikan lain. Karena itu jika kebutuhan pakan lebih sedikit akan bisa meningkatkan peluang keuntungan yang Anda dapatkan.

Demikian tadi penjelasan lengkap tentang usaha ternak ikan gurame, mulai dari rincian biaya untuk modal yang dibutuhkan, jenis ikan gurame yang banyak dibudidayakan untuk mendapatkan peluang tinggi serta keuntungan apa saja yang bisa didapatkan dengan menjalankan bisnis ini. Dengan informasi ini semoga bisa memberikan referensi sebelum Anda memulai menjalankan bisnis ini.