Penegasan Angka Kemiskinan Di Indonesia Oleh Presiden SBY

November 07, 2021 Add Comment
Angka Kemiskinan
Pemberdayaan dan Penegasan Angka Kemiskinan Di Indonesia Oleh Presiden SBY. Kepada dunia internasional, Presiden SBY menegaskan bahwa kemiskinan di Indonesia tinggal 12,5 persen. SBY juga memaparkan visi dan misi Pemerintah Indonesia menuju pembangunan berkelanjutan. 

Penegasan ini semakin mengukuhkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia selalu berubah dan tidak sama dengan sumber lainnya, sehingga menyebabkan kerancuan data.

"Ekonomi dunia telah tumbuh dari 34 triliun USD sampai lebih dari 64 triliun USD pada saat ini. Perdagangan internasional telah tumbuh tiga kali lipat menjadi 28 triliun USD. Banyak negara telah menyeberang melewati status penghasilan menengah, termasuk Indonesia. Dan bersama dengan ini kemiskinan seluruh dunia telah berkurang secara signifikan dari 1,9 miliar pada tahun 1990 menjadi 1,29 miliar tahun 2021. Di Indonesia pun, kemiskinan telah menurun dari 24 persen pada tahun 1998 menjadi 12,5 persen beberapa hari ini," kata Presiden SBY, seperti siaran pers Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan yang disampaikan pada 23/6/2012 yang lampau.

Hal ini disampaikan Presiden SBY dalam pertemuan PBB untuk pembangunan berkelanjutan atau dikenal juga dengan forum Rio+20 di Riocentro Convention Center, Rio De Janeiro. Pidato resmi SBY diberi judul “Moving Towards Sustainability: Together We Must Care The Future We Want"

SBY memaparkan bahwa upaya Indonesia mencapai tujuan pembangunan milenium pada tahun 2021 juga menghadapi tantangan. Telah ada beberapa kemajuan, tetapi juga beberapa tantangan dalam mencapai target.

"Sebagai contoh, kita membuat kemajuan pada angka kematian bayi dan ibu, kemiskinan, harapan hidup, tetapi kita belum mencapai target (Millennium Development Goal) MDG untuk peningkatan gizi bagi anak-anak, sanitasi. Meskipun begitu, saya tetap optimis bahwa kita dapat menjamin masa depan keberlanjutan,"papar SBY.

Kunci perjalanan Indonesia menuju pembangunan yang berkelanjutan, menurut SBY, adalah teknologi dan inovasi. Dua hal ini yang telah membuat Indonesia berkembang pesat saat-saat ini.

"Saya yakin kuncinya adalah teknologi dan inovasi. Ketika Rio forum diselenggarakan 2 dekade yang lalu, kami tidak memiliki internet seperti sekarang kita tahu itu. Kami tidak memiliki ponsel, sosial media, nano-teknologi, GPS, komputer tablet. Namun, ini adalah hal-hal yang mengubah masyarakat kita hari ini, dan mendorong ekonomi baru,"ungkapnya.

SBY menekankan perlunya dunia mewaspadai pemanasan global. Juga kemungkinan krisis energi. Yang tentu saja harus dihadapi bersama-sama.

"Kita akan melihat mobil hibrida, energi pencahayaan efisien. Membersihkan teknologi batubara, panel surya. Meskipun mungkin mahal untuk saat ini, harga yang pasti untuk turun seperti telah kita lihat pada ponsel," terang SBY.

Indonesia, imbuh SBY, juta telah melakukan banyak kesepakatan global. Utamanya menyangkut pengurangan emisi. "Ini adalah mengapa Indonesia, tanpa menunggu kesepakatan global, di tengah-tengah kebuntuan pada tahun 2021 membuat keputusan penting untuk mengurangi emisi sebesar 26 persen pada tahun 2021, atau 41 persen dengan dukungan internasional," papar SBY.

Tekanan pertambahan penduduk yang luar biasa besar diyakini bisa menjadi masalah tersendiri. Hal ini juga harus diwaspadai bersama. SBY mengajak dunia internasional bersatupadu mencari solusi.

"Kami melihat tekanan pertumbuhan antara pertumbuhan penduduk dan sumber daya yang tersedia. Populasi dunia telah melewati batas 7 miliar dan menuju 9 miliar orang sebelum tahun 2050. Memang, kita telah melihat kasus yang mengkhawatirkan seluruh dunia di mana kompetisi berubah menjadi konflik,"ingatnya.

Kita juga perlu kolaborasi yang lebih besar, bukan konfrontasi. Kita semua memiliki tujuan yang sama. Di Indonesia, kita selalu bersedia untuk bermitra dengan semua stakeholder berdasarkan kepentingan umum: LSM, masyarakat sipil, kelompok kepentingan, bisnis, media, akademisi,"tandasnya. 



(sumber : detikNews : SBY Tegaskan Kemiskinan di Indonesia Tinggal 12,5 Persen )

Pemberdayaan Dan Pertumbuhan Ekonomi Yang Tidak Optimal

November 07, 2021 Add Comment
Pemberdayaan Ekonomi
Pemberdayaan Dan Pertumbuhan Ekonomi Yang Tidak Optimal. Satu lagi permasalahan keakuratan data mengenai angka kemiskinan yang pasti di Indonesia muncul. Setelah sebelumnya data dari BPS, penegasan angka kemiskinan dari TNP2K dan penegasan persentasi kemiskinan oleh Presiden SBY, kini bertambah lagi penegasan angka kemiskinan sebesar 11,96 %.


Ketimpangan distribusi pendapatan penduduk yang semakin melebar menunjukkan pertumbuhan ekonomi tidak optimal menekan angka kemiskinan.

Ekonom Indef Enny Sri Hartati mengatakan distribusi PDB yang semakin timpang menunjukkan tingkat kemiskinan penduduk relatif Indonesia semakin tinggi.

Dia menjelaskan Koefisien Gini penduduk Indonesia naik dari 0,38 pada 2021 menjadi 0,41 pada 2012.

Koefisien tersebut menggambarkan bahwa 20% dari penduduk Indonesia menguasai 48% pendapatan domestik bruto, sedangkan mayoritas 80% menguasai 52% pendapatan domestik bruto.

“Data BPS hanya menunjukkan angka kemiskinan absolut, angka kemiskinan relatif menunjukkan ketimpangan semakin melebar,” kata Enny.

BPS menyatakan presentase penduduk miskin di Indonesia turun 0,53% pada Maret 2012 dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2012 tersurvei 29,13 juta orang (11,96%) atau lebih sedikit 0,89 juta orang dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada Maret 2021 yang sebanyak 30,02 (12,49%) juta orang.



(sumber : detikNews : Pertumbuhan ekonomi tak optimal, angka kemiskinan hanya bisa ditekan 0,5% )

Usaha Kecil dan Koperasi Strategi Pemerintah Meningkatkan Ekonomi

November 07, 2021 Add Comment
Usaha Kecil
Usaha Kecil dan Koperasi Menjadi Strategi Keseriusan Pemerintah Meningkatkan Ekonomi khususnya bagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Hal ini tidak terlepas dari keberhasilan usaha kecil (UMKM) dan koperasi dalam menyokong ekonomi nasional di tengah kemelut ekonomi dunia. 



Usaha kecil dan prospek ekonomi 2021-2021 memiliki keterkaitan erat dengan eksistensi koperasi, dimana keduanya saling mendukung. Koperasi merupakan pilihan alternatif yang seharusnya menjadi pilihan utama para pengusaha kecil khususnya pelaku industri rumah tangga, karena koperasi memiliki syarat-syarat yang sangat meringankan dan benar-benar membantu home industry.

Selain melalui kerja sama dengan koperasi, usaha kecil juga memiliki prospek melalui revitalisasi pasar, namun semuanya bergantung dengan strategi dan kebijakan pemerintah bagaimana agar dapat terakomodasi dengan baik.

Seperti telah dikemukakan sebelumnya, usaha kecil UKM dan koperasi sangat mendorong ekonomi nasional untuk mampu bersaing dalam kancah dunia. Di tengah mundurnya ekonomi makro secara global, usaha kecil UKM dan koperasi dapat menjadi benteng penyokong para usahawan kecil sehingga tidak terlalu terhantam imbas ketidakstabilan ekonomi dunia.

Seluruh komponen gerakan koperasi mempunyai kewajiban mengembangkan lembaga koperasi yang menjadi mesin penggerak bagi peningkatan perekonomian seluruh anggota. Untuk meningkatkan kinerja lembaga itu, pemerintah tidak akan pernah lepas tangan. "Jika pemerintah tidak berpihak, bagaimana mungkin jumlah koperasi bisa meningkat dari tahun ke tahun. Tahun pertama saya bekerja di instansi ini, jumlah koperasi sekitar 170.000 unit dan pada tahun ini sudah mencapai 192.000 lebih," tutur Syarief Hasan.


Peningkatan atau pertumbuhan koperasi secara otomatis meningkatkan jumlah keanggotaan yang sebelumnya sekitar 30 juta, kini meningkat ke angka 33 juta. Berdasarkan data-data tersebut, membuktikan bahwa pemerintah selalu mendampingi perkembangannya.


Pendampingan tersebut mencakup dari sisi kelembagaan maupun permodalan yeng menjadi kunci utama bagi setiap koperasi meningkatkan kinerjanya. Dalam konteks ini termasuk Koperasi Pegawai Republik Indonesia Dhaya Harta.


Secara rinci Menkop menjelaskan, memasuki tahun ketiga RPJM 2021-2021, pertumbuhan koperasi semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 6,03 persen dari tahun 2021. Jumlah koperasi sampai dengan pertengahan tahun 2012 ini mengalami peningkatan sebanyak 192.443 unit dengan jumlah anggota sebanyak 33.687.417 orang.


Syarief Hasan menuturkan, salah satu pendukung peningkatan jumlah koperasi yaitu program Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi (GEMASKOP) dari Kementerian Koperasi dan UKM yang bekerja sama dan bersinergi dengan DEKOPIN dan sesuai dengan arahan serta direktif Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukan gerakan revitalisasi koperasi.


"Peningkatan kinerja kelembagaan dan kinerja usaha atau ekonomi koperasi ini dapat dipastikan pula dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja sampai dengan bulan Mei 2012 sebesar 425.822 orang, dan mampu memberikan kontribusinya dalam menurunkan angka pengangguran dan penurunan angka kemiskinan di Indonesia," jelasnya.


Meskipun terjadi peningkatan dan keberasilan, Menkop sadar masih adanya yang perlu dibenahi antara lain pengawasan operasional koperasi, peningkatan kualitas koperasi, penyalahgunaan nama koperasi dan masih adanya koperasi yang tidak aktif.


(referensi : Kemenkop-UKM : Jumlahnya Terus Meningkat, Pemerintah Serius Kembangkan Koperasi) 

Usaha Kecil Melalui Dorongan PPMK

November 07, 2021 Add Comment
Usaha kecil

Usaha Kecil Melalui Dorongan PPMK diharapkan dapat menjadi konsentrasi peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu. Seperti yang dikemukakan oleh Bapak Anang dari Tim Advisori PNPM. 


Beliau menyampaikan hal tersebut saat memberikan materi pembuka pada kegiatan Pelatihan Livelihood Fasilitator PNPM - Mandiri Perkotaan di Bappelkes tanggal 18 September 2012 yang lalu.



"Seluruh tim di jajaran pusat telah bekerja keras agar konsep livelihood melalui PPMK ini benar-benar dapat mengangkat derajat dan kesejahteraan masyarakat dengan mempertimbangkan banyak aspek yang saling berhubungan dan berkaitan satu sama lain", demikian diutarakan beliau setelah membuka acara kegiatan pelatihan tersebut sebelum memberikan materi.


Tujuan dan sasaran PPMK sendiri seperti yang telah dirangkum dalam buku pedoman pelaksanaan PPMK adalah warga miskin yang berwadahkan KSM-KSM yang ada di BKM kelurahan dampingan. KSM-KSM ini terdiri dari para calon penerima manfaat yang diusulkan pada tahap usulan dan verifikasi awal, di mana pengusulan tersebut berdasarkan hasil survey dan pendataan yang jelas dari BKM terhadap para pelaku usaha mikro produktif dan potensial. Artinya, program ini ditujukan kepada warga masyarakat yang memiliki usaha kecil dan potensial untuk dikembangkan, dan dikelompokkan menjadi kelompok KSM berdasarkan karakteristik usahanya yaitu usaha aneka usaha (terdiri dari pelaku usaha dengan produk yang beragam), usaha sejenis (pelaku usaha memiliki kesamaan dari segi bahan baku maupun produk), dan KUBE (kelompok usaha bersama yang mengelola aset yang sama).

"Cara membuat aspek proyek sejalan dengan aspek pemberdayaan sebenarnya terletak dari pemahaman terhadap substansi yang ada. Namun yang pasti, setelah sekian tahun program PNPM-Mandiri Perkotaan berjalan, konsep tridaya tidak bisa dilepaskan, termasuk dalam penyelenggaraan program PPMK ini. Hanya saja, tridaya pemberdayaan di PPMK memang benar-benar dikonsentrasikan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan mendorong tridaya tersebut menyokong usaha kecil potensial", demikian disampaikan oleh Bapak Anang. 

Oleh Team Leader Oversight Consultant (OC2) Bengkulu, Ir.Harmudya, program PPMK tidak bisa dijalankan hanya dengan memahami pedoman tanpa pembekalan. "Sangat dibutuhkan kreatifitas, keterampilan dan kecakapan pendamping masyarakat dalam hal ini fasilitator pemberdayaan di PNPM Mandiri Perkotaan dalam mengaplikasikan isi pedoman pada keadaan yang sebenarnya di lapangan. Maka untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diharapkan seperti kredit macet, setiap fasilitator harus dibekali pemahaman dan penguatan agar memiliki visi, misi dan karakter yang jelas mengenai kerangka dari PPMK ini. Tidak hanya fasilitator berbasis mikro (ekonomi), namun juga fasilitator lainnya di masing-masing tim yang wilayah dampingannya mendapatkan dana program ini", demikian arahannya dalam sesi kata sambutan pada acara pembukaan pelatihan tersebut."Cara meningkatkan semangat kerelawanan dengan mendorong inisiatif lembaga masyarakat yaitu BKM membutuhkan wadah dan referensi yang memadai, maka diperlukan sebuah pelatihan bagi fasilitator agar mampu mendampingi masyarakat sekaligus mengawal program ini. Ada tidaknya manfaat pelatihan dalam melakukan pendampingan ini tergantung kepada seberapa fokus tim fasilitator mengikuti kegiatan ini".

Sebagai informasi, program PPMK akan dilaksanakan di 596 Kelurahan di Indonesia, di mana 499 di antaranya direalisasikan pada tahun 2012 dan selebihnya 97 Kelurahan pada tahun 2021. Bengkulu akan diwakili oleh 15 Kelurahan di 3 Kabupaten/Kota, dengan besaran dana sebesar Rp 100.000.000,- per kelurahan dan terbagi atas 2 termin pencairan, yaitu 60% (tahap 1) dan 40%(tahap 2). Dana tersebut akan didistribusikan kepada anggota-anggota KSM yang memiliki usaha kecil dan potensial, yaitu maksimal Rp 5.000.000,- per anggota KSM dan atau maksimal Rp 30.000.000,- per KSM, di mana anggota KSM adalah 5 orang. PPMK akan dilakukan dengan konsep tridaya (ekonomi, sosial dan lingkungan) yang semuanya ditujukan kepada peningkatan usaha kecil. Artinya besaran dana tersebut tidak hanya difokuskan pada ekonomi bergulir, namun juga pelatihan keterampilan maupun sarana produktif yang menunjang berjalannya usaha tersebut. 

Berdasarkan pedoman terbaru PPMK, anggota KSM calon penerima PPMK adalah warga yang sebelumnya telah memiliki usaha kecil dan potensial dikembangkan, dan atau pernah terlibat sebagai anggota KSM dan mendapatkan pinjaman ekonomi bergulir oleh UPK di BKM Kelurahan yang bersangkutan, dengan perbandingan warga non miskin dan warga miskin minimal ada 1/3 dari anggota KSM yang diusulkan (paling tidak ada 3 orang warga miskin dan terlampir dalam lampiran data PS2 PJM Pronangkis). Selain itu, bagi KSM yang seluruh anggotanya adalah warga miskin yang baru akan memulai usaha, maka dipertimbangkan untuk memperoleh hibah alat produksi dari dana yang disalurkan, atau direkomendasikan untuk mendapatkan dana bantuan usaha tersebut melalui BLM reguler. 

Untuk merealisasikan program ini secara terstruktur, maka setiap jenjang atau fase pelaksanaan kegiatan akan dilakukan evaluasi dan monitoring (monev) oleh tim koordinasi yang lebih tinggi (Kota dan Propinsi), sehingga diharapkan prosesnya berlangsung tepat waktu dan tepat sasaran. Harapan dari kegiatan ini adalah dengan terserapnya dana secara maksimal dan tepat sasaran, maka akan memunculkan lebih banyak KSM-KSM produktif lainnya untuk dapat melakukan hal yang sama, sehingga pada akhirnya usaha yang mereka jalani benar-benar memberikan penghidupan yang layak dan memadai.

Pertumbuhan Indonesia Peringkat Kedua Terpesat Kelompok G20

November 07, 2021 Add Comment
Pemberdayaan Manusia
Pertumbuhan Indonesia Peringkat Kedua Terpesat Kelompok G20. Saat ini Indonesia adalah negara anggota G20 dengan pertumbuhan terpesat kedua karena kondisi perekonomian Indonesia sampai dengan triwulan II tahun 2012 tumbuh dengan sangat kuat.


Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), M. Chatib Basri, dalam acara seminar yang diadakan oleh Bappenas “Understanding the Linkages between Trade and Investment Policies”. Indikator pertumbuhan itu terlihat dari performance yang dicapai sampai dengan Q2 2012 perekonomian Indonesia tumbuh mencapai 6,4%, sementara sampai akhir tahun 2021 perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 6,5 %. Bahkan dengan PDB mencapai US$ 1 triliun pada tahun 2021, Indonesia merupakan perekonomian terbesar di Asia Tenggara, juga merupakan 48% perekonomian ASEAN.

Dari sisi kondisi fiskal dan moneter, jelas Chatib Basri, Indonesia jauh lebih baik daripada negara-negara Eropa karena beban fiskal yang lebih kecil. Ketua BKPM mengatakan, berdasarkan Rating Agency Internasional, Fitch Rating dan Moody’s Investor Service, peringkat Indonesia telah meningkat menjadi Investment Grade.

Dalam hal ini, BKPM, jelas Chotib Basri, akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi. Dari total kebutuhan investasi Indonesia sebesar Rp 12,460 triliun, peran investasi swasta memiliki andil yang cukup besar, yaitu Rp 10,643 triliun (85,4%), dibandingkan dengan peran investasi pemerintah yang sebesar Rp 1,816 triliun (14,6%). Di samping sebagai roda pendorong pertumbuhan ekonomi, investasi merupakan sumber penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Keberadaan investasi PMDN dan PMA diperkirakan akan dapat memberikan efek ganda terhadap penyerapan tenaga kerja secara tidak langsung sebesar 4 kali lipat, terang Chatib Basri lagi. 


(sumber : Bappenas - BKPM : Indonesia Negara Anggota G20 dengan Pertumbuhan Terpesat Kedua (30/8/2012)

Manfaat Koperasi Dan Koreksi Surat Edaran Revitalisasi Koperasi

November 07, 2021 Add Comment
Koperasi

Manfaat Koperasi Dan Koreksi Surat Edaran Revitalisasi Koperasi - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada 21 September 2012 mengeluarkan surat edaran kepada para gubernur se-Indonesia.

Surat edaran tersebut berisi penjelasan dan koreksi atas surat edaran yang dikeluarkan pada 16 Agustus 2012 perihal revitalisasi badan usaha koperasi dengan pembentukan usaha PT/CV.


"Dalam penjelasan disebutkan bahwa koperasi yang memiliki total aset lebih dari Rp 5 miliar, apabila diperlukan untuk meningkatkan jenis usaha lain, dapat melakukan diversifikasi usaha dengan membentuk unit usaha lain dalam bentuk PT (perseroan terbatas)." kata Deputi Menteri Bidang Produksi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Braman Setyo, di Jakarta, Selasa (25/9). 


Sementara itu, diversifikasi usaha koperasi dengan membentuk CV (commanditaire vennootschap) tak dibenarkan. Ini adalah koreksi dari surat edaran sebelumnya yang mendorong revitalisasi badan usaha koperasi untuk membentuk unit usaha dalam bentuk PT atau CV.


Braman mengatakan, dorongan revitalisasi badan usaha koperasi tersebut dalam rangka menghadapi ASEAN Economic Community 2021 yang memerlukan langkah cepat dan tepat untuk memperkuat daya saing badan usaha koperasi.


Diversifikasi usaha koperasi dengan membentuk unit usaha lain berbentuk PT itu. Braman melanjutkan, harus lebih dulu mendapatkan persetujuan rapat anggota tahunan (RAT) dan hasil usahanya harus dipertanggungjawabkan dalam forum tertinggi, yakni RAT koperasi.


"Apabila RAT mempersilakan koperasi tersebut membentuk unit usaha lain dalam bentuk PT,ya silakan berlanjut Namun kalau RAT memutuskan tidak mau, ya tidak usah dipaksa. Artinya seperti itu," kata Braman.


Braman menuturkan, pihaknya tidak memodifikasi model seperti ini karena selama ini banyak koperasi mempunyai unit usaha dalam bentuk PT. Dia mencontohkan, PUSKUD di Jawa Timur memiliki unit usaha berbentuk PT yang bergerak di bidang angkutan.


Pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada, Revrisond Baswir, ketika dihubungi dari Jakarta, tidak sependapat dengan langkah revitalisasi koperasi dengan membentuk unit usaha berbentuk PT.
"Menurut saya, cara tersebut keblinger karena secara prinsip koperasi dengan PT itu berbeda," kata Revrisond. Revrisond menegaskan, bentuk koperasi jangan dijadikan alasan rendahnya daya saing.
"Rabobank, misalnya, juga koperasi. Jadi, jangan kok alasan bentuk itu dijadikan sebagai alasan. Harus dicari akar masalah mengapa daya saing koperasi sampai harus ditingkatkan, dan selesaikan masalah itu," ujarnya.


Revrisond juga mempertanyakan langkah yang sudah dilakukan Kemenkop dan UKM untuk meningkatkan daya saing koperasi di Indonesia. "Apa yang selama ini sudah dilakukan Kemenkop agar daya saing koperasi iini? Daripada merevitalisasi koperasi, lebih tepat kalau Kemenkop yang direvitalisasi agar mampu meningkatkan daya saing koperasi." tuturnya.


Revrisond mengatakan, pemerintah seharusnya mencari cara lain untuk meningkatkan daya saing koperasi. Hambatan yang selama ini dihadapi koperasi harus dihilangkan, misalnya bank yang menutup diri pada koperasi.

(sumber : Kemenkop-UKM : Surat Edaran Revitalisasi Koperasi Dikoreksi )

Cara Membuat Fanspage Blog/Website Usaha di Facebook

November 06, 2021 Add Comment
Cara Membuat Fanspage Website Media Info Usaha di Facebook bisa dibilang cukup efektif karena blogger  ataupun pengguna facebook tidak mesti harus langsung ke blog kita agar dapat membaca seluruh artikel maupun melihat seluruh konten di blog kita.


Media Usaha Internet

Cara membuat halaman Facebook untuk sebuah blog pun cukup mudah dan sama seperti Anda membuat halaman facebook untuk hal lainnya dan Anda bisa memodifikasi fungsi halaman Facebook dengan menggunakan aplikasi gratis dari pihak ketiga yang tersedia di Facebook. Lagipula, membuat fanspage blog bisa membuat anda jadi mandiri dan kreatif mengembangkan usaha.

Cara membuat Fanspage Blog/Website Usaha di Facebook Dengan Mudah :


  • Buka http://facebook.com/pages dan klik “Buat Halaman” atau “Create Page”.
  • Seperti disebutkan di atas, blog adalah sebuah produk yaitu konten kita, maka selanjutnya silahkan pilih “Merek atau Produk”.
  • Untuk selanjutnya, kita bisa mengikuti langkah instruksinya lebih lanjut yang tersedia saat kita membuat halaman Facebook. 

Kemudian setelah halaman Facebook jadi, maka ada 2 hal yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan penetrasi blog kita di Facebook yaitu :
  • Mengintegrasikan Halaman Facebook Menggunakan Facebook Social Plugin untuk menampilkan widget halaman Facebook pada blog Anda.
  • Mengintegrasikan halaman Facebook dan blog untuk autopublish artikel menggunakan aplikasi Networked Blogs, Social RSS atau Twitterfeed.


Cara meningkatkan kualitas blog dengan teknik SEO khususnya pada blog yang memang dibuat untuk media info usaha sangat efektif bila memperhatikan analisa dar tingkat kunjungan dari blog lain atau para pengguna internet. Semakin tinggi tingkat ketertarikan mengenai konten blog kita, semakin tinggi pula tingkat kunjungan ke blog tersebut. 

Tapi agar lebih paham dan menguasai strategi memasarkan produk maupun usaha anda secara online, sebaiknya anda ikut kursus. Apa kursus yang perlu anda ikuti, dan dimana sebaiknya tempat untuk mempelajarinya ? Bagi anda yang berdomisili di Jakarta, Depok, Tangerang anda bisa mengikuti kursus berikut ini :
Dengan belajar Internet Marketing DUMET Jakarta, Depok, Tangerang DUMET School, anda bisa membuat fanspage untuk media pemasaran anda melalui media sosial seperti Facebook. Bukan hanya itu, anda juga akan belajar trik-trik marketing online yang efektif agar usaha dan produk yang anda punya bisa menjangkau pelanggan dengan cepat, antara lain trik-trik SEO, trik promosi di media sosial, trik beriklan dengan melalui Facebook Ads & Instagram Ads, cara promosi dan mengenalkan produk melalui iklan Youtube (Youtube Ads), serta memperkenalkan produk lewat email marketing. 

Selain itu, dengan belajar website di Kursus Website DUMET Jakarta, Depok, Tangerang DUMET School, anda bisa membuat website gratis, membuat website promosi, membuat website profesional dan masih banyak lagi yang bermanfaat untuk mendukung pengembangan usaha anda. 

Baca Juga :